Categories
Home

Eksplorasi Material Berbujet Ramah

Shidiq quantoro, memiliki lahan 110 m² di kawasan Cirendeu Tangerang. Ia mempercayakan desain rumahnya kepada arsitek Imron Yusuf, dengan perhatian utama kepada bujet yang terbatas. Imron pun membuat desain secermat mungkin agar anggarannya sesuai dengan bujet yang dimiliki Shidiq. Ada beberapa hal yang dilakukan arsitek ini untuk menyiasati keterbatasan anggaran. Tiga di antaranya adalah dinding luar hanya ditutup semen ekspos tanpa cat, sebagian besar dinding dibangun memakai batako, dan batu bata hanya dipakai pada bidang dinding yang mengekspos materialnya. Pemakaian batako, jelas Imron Yusuf, lebih hemat dari batu bata merah. Dengan dimensi sekitar 10 cm x 20 cm x 40 cm, pembuatan dinding menjadi lebih cepat dan harga per meter persegi menjadi lebih ekonomis. Sementara, bata ekspos sebagai aksen dinding tetap hemat karena tanpa plester aci dan cat. Pemakaian material ekspos juga diterapkan untuk lantai. “Lantai memakai beton ekspos yang diberi nat, lalu dipoles supaya licin, dan langsung dipakai. Lantai yang mendapat perlakuan khusus hanya kamar mandi (memakai keramik) dan kamar tidur utama (memakai parket),” jelas lulusan Universitas Trisakti, Jakarta ini.

Baca Juga : https://rajawalindo.com/products/jual-genset-jakarta-2/

Hal lain yang menghemat pengeluaran adalah penggunaan kayu jati kebun. Jati kebun adalah istilah untuk menyebut pohon jati yang dibudidayakan di kebun. Kayunya dipanen pada saat usia pohon masih muda, sehingga harganya lebih murah dari jati pada umumnya. Di rumah ini, jati-jati kebun dipakai untuk jendela, pintu, hand railing, dan anak tangga. Semua kayu itu hanya dilapisi coating transparan sehingga warna alami kayu hadir apa adanya. Sementara, atapnya memakai genting tanah liat Jatiwangi yang menurut Imron berharga relatif murah. Di antara sekian banyak penyiasatan, ada satu hal yang tidak bisa dikompromikan, yaitu pekerjaan sipil. “Struktur dan mechanical itu ‘jeroannya’ bangunan, tidak bisa sembarangan,” tegas Imron.

Yang dapat ia lakukan hanya sebatas mencegah bentangan struktur yang terlalu lebar. “Bentangan yang terlalu lebar membutuhkan besi yang tebal dan susunan besi yang rapat. Itu berarti pengeluaran yang tidak sedikit. Di rumah ini bentangan struktur maksimal 4 m saja, kemudian ditempatkan kolom-kolom untuk menunjangnya.” Pada saat rumah ini dibangun, antara Januari – Agustus 2013, biaya pembangunan rumah kelas menengah rata-rata berkisar Rp 3,5 juta – Rp 4 juta per meter persegi. Dengan semua solusi desain yang diterapkan arsitek Imron Yusuf, biaya pembangunan rumah ini berhasil ditekan hingga Rp 2,5 juta per meter persegi. Meski bujetnya lebih murah, hunian ini tetap punya tampilan menarik dan nyaman dihuni. Seperti pengakuan pemiliknya, Shidiq Quantoro, “Rumah ini tetap adem, walaupun penyejuk udara hanya tersedia di kamar tidur. Dan saya suka dengan desain yang dibuat Imron Yusuf.

Categories
Home

Ide Rumah Khas Bali dengan Taman di Atap Rumah

Ide Rumah Khas Bali dengan Taman di Atap Rumah- Roof garden bukan sekadar area hijau untuk menyiasati keterbatasan lahan, tetapi juga merupakan taman rahasia, tempat Anda menyepi dan melarikan diri dari keriuhan.Keterbatasan lahan horizontal menciptakan alternatif taman di atas atap bangunan. Taman di atas atap menjadi alternatif dalam menambah area terbuka hijau. Dengan lebih banyak tanaman, maka lebih besar jumlah polutan yang direduksi, lebih banyak oksigen yang dihasilkan, bangunan pun menjadi lebih sejuk. Namun, tidak semua roof garden dibuat semata dengan tujuan itu. Roof garden pada rumah tinggal juga merupakan taman pribadi. Hanya pemilik rumah atau orang-orang yang mendapat izin dari pemilik rumah yang dapat memasuki area tersebut. Hal itu membuat roof garden menjadi tempat yang ideal untuk menyepi, melepas kepenatan, juga menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai. Privasi menjadi hal yang penting pada roof garden berkonsep taman pribadi. Sebagai tempat yang sangat privat, taman ini biasanya dibuat “tertutup”. Tertutup dari pandangan umum, juga tertutup dari pandangan ke area umum.

Dengan cara ini keleluasaan privasi dapat tercapai. Tentu saja, karena tidak “menghadap” ke arah tertentu, roof garden yang mengusung privasi harus memiliki keindahan visualnya sendiri. Rancangan taman pun menjadi faktor penentu apakah roof garden bisa dinikmati sesuai dengan kebutuhan. Umumnya, roof garden yang mengusung privasi dilengkapi dengan area duduk. Tanamannya dapat ditanam langsung di atas tanah atau diletakkan dalam pot. Jenis tanaman yang dipakai mulai semak, perdu, hingga pohon yang cukup besar. Agar suasana asri lebih terasa dan privasi lebih terjaga, tanaman merambat juga kerap digunakan untuk menutupi pagar. Rumput menjadi cover groundnya, dengan tambahan dek kayu atau lantai beton sebagai kombinasi.

Syarat Membuat Roof Garden

• Konstruksi Kuat Membuat roof garden membutuhkan struktur dan konstruksi atap yang spesifik. Timbunan tanah, tanaman, dan air, menjadi beban yang harus ditanggung. Jika jenis tanamannya adalah perdu, beban atap akan bertambah sekitar 650 kg/m². Jika di atas atap ada aktivitas bergerak seperti olahraga, beban bertambah sekitar 400 kg/ m², garden party bertambah 700kg/m² (tergantung jumlah orang dan peralatan yang digunakan). Semua beban yang akan ditanggung bangunan harus diantisipasi sejak awal dengan konstruksi yang sesuai.

• Drainase Tepat Buat saluran pembuangan air, tambahkan lapisan drainase dengan kerikil, pasir, batu karang, dan batu apung agar air mudah mengalir ke lubang saluran pembuangan. Lapisi pula dengan ijuk supaya butiran tanah tidak menyumbat lubang pembuangan. Untuk membantu kelancaran drainase, sebaiknya memilih vegetasi yang tidak memerlukan banyak air.

• Ketebalan Tanah Sesuai Perhatikan jenis tumbuhan dan ketebalan tanahnya. Untuk jenis rerumputan, ketebalan tanah yang diperlukan 20 cm. Tanaman jenis semak membutuhkan ketebalan 30-50 cm. Untuk perdu, dibutuhkan media tanah setebal 80 cm. Supaya akar tanaman tidak merusak lapisan kedap air dan beton di bawahnya, tambah lapisan penahan dengan ketinggian yang disesuaikan dengan jenis tanaman yang dipakai.

Terakhir dan tidak kalah penting. Roof garden ini cocok di terapkan untuk anda yang tinggal di wilayah Bali. Jangan Lupa siapkan genset berkualitas untuk mendukung suppli listrik di rumah yang anda bangun. Genset berfungsi sebagai sumber listrik cadangan bila terjadi pemadaman listrik oleh PLN. Pastikan anda membeli genset Bali di Distributor Jual genset Bali yang terpercaya dan bergaransi resmi